Kehadiran Starlink di Indonesia menjadi solusi revolusioner bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan, pulau terluar, maupun area yang belum terjangkau jaringan fiber optik. Layanan satelit orbit rendah (*Low Earth Orbit*) ini menawarkan kecepatan unduh hingga 200 Mbps dengan latensi rendah.
Apa Saja yang Ada di Dalam Kotak Paket Starlink?
Saat Anda memesan kit Starlink Standar (*Residential*), Anda akan menerima paket hardware lengkap yang siap digunakan secara mandiri (*plug-and-play*):
- Dish Antena Starlink: Antena bermotor yang otomatis melacak satelit di langit.
- Router Wi-Fi Starlink: Router dual-band berstandar Wi-Fi 5 / Wi-Fi 6.
- Base Stand (Dudukan Kaki): Dudukan standar untuk pemasangan di halaman atau atap datar.
- Kabel Penghubung (15 Meter): Kabel khusus tahan cuaca ekstrem.
- Kabel Daya AC.
Langkah-Langkah Pemasangan Antena
- Pilih Lokasi Bebas Halangan: Pastikan tidak ada pohon tinggi, gedung, atau dinding yang menutupi pandangan antena 360 derajat ke arah langit.
- Pasang Antena pada Dudukan: Tancapkan tiang antena ke base stand hingga berbunyi klik terkunci.
- Sambungkan Kabel: Hubungkan kabel dari antena ke bagian bawah Router Starlink, lalu tancapkan kabel power ke colokan listrik.
- Konfigurasi Lewat Aplikasi: Buka aplikasi Starlink di ponsel (Android/iOS), hubungkan ke Wi-Fi default Starlink, tentukan nama Wi-Fi baru beserta password, dan biarkan antena bergerak otomatis mengunci sinyal satelit.
Rincian Biaya & Paket Langganan di Indonesia
| Paket Layanan | Biaya Perangkat (Kit) | Biaya Langganan Bulanan | Kecepatan Rata-Rata |
|---|---|---|---|
| Residensial (Rumah Tangga) | Rp 7.800.000 (promo Rp 4.680.000) | Rp 750.000 / bulan | 100 – 250 Mbps (Unlimited) |
| Jelajah (Roam / Portabel) | Rp 7.800.000 | Rp 990.000 / bulan | 50 – 150 Mbps |
| Bisnis (Prioritas) | Rp 43.721.000 | Rp 3.000.000 / bulan | 220 – 350 Mbps |